Walikota Manado Kaget Ditodong Pistol, Raider 712 Langsung Beraksi

Selasa, 6 Desember 2016 12:35 WITA
Walikota Manado Kaget Ditodong Pistol, Raider 712 Langsung Beraksi
TRIBUNMANADO/MAICKEL KARUNDENG
Tim Raider TNI 712 

BAGHUMASPRO - Aktivitas pelayanan di kantor Pemerintahan Kota Manado Senin (5/12) di Kelurahan Tikala berjalan seperti biasa. Wali Kota Manado Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota Mor Bastiaan berada di kantor serta para pegawai melayani masyarakat.

Tiba-tiba sejumlah orang berpakaian preman lengkap dengan senjata api masuk ke kantor Wali Kota dan melakukan penyanderaan kepada Vicky Lumentut di ruang kerjanya.

Para penyandera sempat menodongkan senjata api kepada Wali Kota dalam proses penyanderaan ini.

Mendengar infomarsi tersebut, Dandrem 131/Santiago Manado Brigjen TNI Sulaiman Agusto langsung memerintahkan Raider 712 untuk melakukan pembebasan penyanderaan oleh sekelompok orang.

Tim Raider 712 langsung bergerak dengan perlengkapan tempur. Tim ini tiba dilapangan Tikala menggunakan Helikopter dan langsung bergerak menuju tempat penyanderaan.

Aksi pembebasan ini diwarnai beberapa kali tembakan antara Raider 712 dengan kelompok penyandera. Aksi sigap, tanggap, cepat, dan tepat oleh Raider 712 membuahkan hasil maksimal tanpa ada korban jiwa. Wali Kota Manado berhasil dibebaskan dan dievakuasi keluar dari kantor menggunakan mobil khusus Raider.

Dandrem 131 Sulaiman Agusto berkata aksi simulasi ini setiap tahun dilakukan sebagai latihan pemantapan Raider.

"Tujuan melatih, mengevaluasi pelaksanaan latihan selama setahun. Puncaknya simulasi ini agar mengetahui kemampuan dan kelemahan Raider 712 agar terus diasah dan diperbaiki dari tahun ke tahun," ucapnya.

Skenarionya Wali Kota di sandera dengan berbagai tuntutan dan dibebaskan oleh tim Raider 712.

"Satuan Riader memang memiliki kemampuan khusus dalam membebaskan sandera," tutur Dandrem.

Wali Kota Manado Vicky Lumentut mengaku kaget dengan kejadian ini.

"Saya sudah mendapat info bahwa ada simulasi dari TNI. Saya pikir biasa-biasa saja, tapi mendadak ada orang menodongkan senjata apa dan melakukan penyanderaan," katanya.

"Saya di todong dengan pistol, wah saya kaget juga jika salah tarik pengamannya bisa selesai juga saya," ungkap Wali Kota sambil tersenyum.

Ia menambahkan, Kota Manado memang sudah mulai ramai dan tahun depan target wisatawan manca negara yakni 1 juta orang.

"Bisa saja ada orang-orang yang tidak senang dan ingin mengganggu keamanan daerah kerena semakin banyak turis," terang Lumentut.

Ini menjadi jaminan keamanan bagi daerah dalam menangani masalah jika ada penyanderaan.

"Adanya latihan ini untuk meningkatkan profesionalitas TNI," ungkapnya.

"Rasa bangga dan terimakasih kepada Dandrem bersama prajurit dalam kegiatan simulasi ini," tutup Lumentut.

Editor: Advertorial
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
4334 articles 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2018
Atas