Angkot Manado Bakal Punya Cat Sesuai Jurusan

Selasa, 20 September 2016 13:28 WITA
Angkot Manado Bakal Punya Cat Sesuai Jurusan
TRIBUN MANADO
Ilustrasi Angkot Kota Manado 

BAGHUMASPRO – Rencana Pemerintah Kota Manado (Pemkot) menertibkan angkutan umum dalam kota (angkot), semakin jelas, baik dari segi kerapian, keselamatan, dan pelayanan.

Hal tersebut dibuktikan melalui uji coba pengecatan 10 atap angkot sesuai trayek di Polda Sulawesi Utara.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Manado Raya Donald Willar, pewarnaan atap angkot telah melalui kesepakatan bersama pihak kepolisian, dinas perhubungan, ormas, dan kepala basis.

"Ini akan mempermudah masyarakat untuk mencari angkot, hanya melihat warna mereka sudah tahu Jurusannya apa," kata Willar, Senin (19/9) di Kantor Dinas Perhubungan Kota Manado.

Pengecatan tersebut akan dilakukan kepada 3000 unit angkot jenis mikrolet terdaftar di dinas terkait yang aktif beroperasi.

Rencananya untuk merampungkan maksud dan tujuan mereka, maka minggu depan akan meminta perutusan setiap trayek. Mulai dari ketua basis, sopir angkot, dan pemiliknya.

"Saat ini masih dalam tahap sosialisasi, dan pada waktu yang ditentukan proses pegecatan ini akan disaksikan semua pihak," kata Willar.

Pada proses pengecatan warna merah untuk angkot Jurusan Malalayang, biru Tuminting, hijau Wanea, kuning Paal Dua, hitam Banjer, dan hijau Teling.

Kemudian pengecatan pada bagian atap mobil akan dilakukan sepanjang 60 cm, dan atas kaca sepanjang 20 cm.

Selain itu akan di buat tulisan trayek, serta nomor kendaraan di bawah kaca depan.

"Nomor tersebut dibuat untuk menghindari kejahatan dalam angkot, dan ini usul dari pihak kepolisian," kata Willar.

Sementara itu beberapa masyarakat dan sopir angkot menyambut baik rencana tersebut.

Dimana selama ini mereka (sopir) mengaku penumpangnya sering dirampas trayek atau jurusan lain yang menyebabkan mereka mengalami kerugiaan.

"Tentu baik, sehingga sopir masuk terminal. Kemudian mereka tidak main rampas penumpang, sebab penumpang sudah tahu mau naik angkot yang mana," kata Ridwan sopir angkot trayek Tuminting-Pasar 45.

Senada dikatakan oleh Maxi Luaw warga Malalayang, dia menyambut baik rencana pemerintah tersebut.

Sebab selama ini sering kesulitan mencari angkot meski dia sendiri warga Kota Manado.

Apalagi jika terdesak dan harus cepat-cepat mencari angkutan umum seperti ini.

"Kalau malam tulisan trayeknya sering tidak terbaca, apalagi kalau angkotnya sedang berjalan cepat. Namun sebaliknya jika sudah berwarna kita akan lebih mudah menebak kemana angkot ini, apalagi tulisan trayeknya diperbesar," kata Maxi.

Perwarnaan angkot sesuai trayek tersebut, diharapkan akan mempermudah masyarakat luar Kota Manado yang berkunjung ke kota ini.

Sehingga tidak ada lagi angkutan beda jurusan yang merampas penumpang.

Editor: Advertorial
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
3930 articles 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2018
Atas