Tenaga Kerja Kontrak Sanpol PP Akan Dapatkan BPJS Kesehatan

Rabu, 13 Juli 2016 16:48 WITA
Tenaga Kerja Kontrak Sanpol PP Akan Dapatkan BPJS Kesehatan
WARTA KOTA / ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Ilustrasi BPJS Kesehatan 

BAGHUMASPRO - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado, Xaverius Runtuwene, mengatakan peluang Satpol PP berstatus kontrak mendaftarkan diri pada BPJS Kesehatan terus terbuka.

Hal tersebut ia katakan untuk memperjelas status tenaga kontrak yang belum tercover asuransi kesehatan ini.

Apalagi sebelumnya, ungkap Xaverius, sudah dilakukan sosialisasi oleh pihak terkait.

"Ada yang suka dan sebagian besar tidak, alasannya tak mau gaji terpotong," kata Kasat di kantornya, Selasa (12/7).

Menurut Xaverius, jika ingin mendaftarkan diri pada BPJS bisa langsung menemui bagian keuangan.

Nantinya akan ada pemotongan tambahan setelah ada pemotongan BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp 12960 per orang.

"Jadi ada juga potongan dana sosial sebesar Rp 10 ribu untuk biaya kebersamaan saat duka dan saat sakit, dari jumlah gaji Rp 2,4 juta perbulan," kata Kasat.

Sementara itu staff hukum BPJS Kesehatan Cabang Sulawesi Utara, Ade Jeani Rumbajan, mengatakan mereka yang diupah sesuai UMP wajib diikut sertakan program jaminan kesehatan tersebut.

Apalagi, menurutnya ini adalah perintah Presiden secara langsung.

"Kita ikut peraturan Presiden nomor 12 tahun 2013 pasal 11 yang berubah menjadi nomor 28 tahun 2016 tentang jaminan kesehatan. Semua wajib," terang Jeani.

Sementara Denny Wongkar, Satpol PP kontrak yang bertugas di Kantor DPRD Manado sangat berharap tercover program tersebut.

Mengingat bagaimana kendala dan kesulitan masyarakat ketika sakit menimpa diri mereka.

"Untung selama ini mendapatkan bantuan dari Kasat lewat dana Sosial. Jika tidak maka akan sangat kesulitan," kata Denny.

Ia membenarkan bahwa ada sebagian anggota mereka yang tidak berkeinginan untuk mengurus jaminan ini, sehingga menyulitkan mereka yang berkeinginan untuk memiliki kartu tersebut.

"Kami berharap agar semua kompak, jangan sampai kesulitan untuk membiayai kesehatan. Meski menyadari ada bantuan dari Kepala Satuan," katanya.

Keputusan untuk mengcover 300 anggota tenaga kontrak terus diupayakan.

Selain itu Denny juga berharap kegiatan sosialisasi hak pemenggang kartu BPJS Kesehatan dapat kembali diadakan.

Editor: Advertorial
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
3547 articles 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2018
Atas