Dulu Kurang Peminat, Kini Program Vasektomi Jadi Pilihan Masyarakat

Jumat, 24 Juni 2016 18:09 WITA
Dulu Kurang Peminat, Kini Program Vasektomi Jadi Pilihan Masyarakat
Istimewa
Ilustrasi Vasektomi

BAGHUMASPRO - Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional Manado, Mickler Lakat, pastikan peningkatan jumlah peminat KB pria yang dikenal dengan sebutan Vasektomi di Kota Nyiur Melambai.

Padahal sebelumnya kurang peminat karena alasan gengsi dan sebagainya.

"Tahun lalu hanya 9 orang, tapi tahun ini baru 6 bulan sudah ada 26 pendaftar," kata Lakat, Kamis (23/6).

Dirinya pastikan sampai saat ini masih menunggu para pendaftar program yang tidak beresiko ini.

Apalagi dirinya tidak membenarkan operasi kecil disamakan seperti proses kebiri.

"Saluran spermanya kita potong, dan tak ada masalah seperti yang dikatakan akan menjadi gendut dan sebagainya," kata Lakat.

Menurutnya pemilihan KB seperti ini sangat aman dan tidak beresiko, kemudian tidak akan menggangu hubungan ranjang pasangan suami istri.

"Tak akan pengaruhi aktifitas seksual, saya jamin," terang Lakat menyakinkan.

Meski seperti itu, dirinya mengatakan, ada beberapa aturan yang harus dipenuhi.

Sebab selain suami berkeinginan, namun wajib izin istri sebagai pasangan hidup.

"Syaratnya sudah punya anak dua," kata Lakat.

Setelah proses tersebut dilakukan, maka akan ada pendampingan tim medis.

Sebab perlu penyesuaian diri dengan kondisi tersebut, jangan sampai berdampak pada kesehatan jiwa pengguna.

"Kita berharap ada pertimbangan matang, yang jelas ini KB paling aman," terang Lakat.

Untuk memaksimalkan program tersebut, Jumat pekan depan akan dilaksanakan kegiatan KB gratis di Kecamatan Mapanget.

Dimana ada beberapa KB, mulai dari implan, pil, suntuik, spiral, kondom, sprematisida, vagina diafragma, dan cevical cup.

"Tim kami akan turun ke kelurahan dan lingkungan. Kemudian program tersebut kami gandengan BKKBN Provinsi," tandasnya.

Editor: Advertorial
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
3507 articles 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2020
Atas