Penerimaan CASN Kota Manado Tidak Unggulkan Anak Daerah

Kamis, 14 April 2016 17:34 WITA

TRIBUNNEWS.COM - Kepala Badan Kepegawaian Kota Manado, Steven Wakarry memastikan proses penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) mendatang tidak akan mengunggulkan anak daerah.

Alasannya, jika hal tersebut dilakukan maka akan menutup peluang anak daerah yang beradu nasib menjadi CASN diluar Kota Manado.

"Persaingannya adalah sumber daya manusia, saya tidak bisa merubah aturan dan berharap agar anak daerah belajar banyak sehingga tidak kalah bersaing,"ucap Wakkary, Rabu (13/04).

Selain itu, Ia juga tidak bisa menahan pendaftar dari luar daerah yang ingin menjadi CASN di Manado. Terlebih lagi Aparatur Sipil Negara membutuhkan orang-orang yang memiliki wawasan dan pengetahuan tinggi.

"Kita tidak bisa lawan konsep NKRI dengan sistem Computer Asesment Tes (CAT). Yang saya harapakan jauh hari sebelum adanya pegangkatan pegawai mereka harus belajar banyak, supaya tidak menambah penagangguran,"jelas Wakarry.

Menurutnya tahun ini belum ada kepastian pengangkatan pegawai meskipun pihaknya butuh mengisi kekosongan akibat ada 300 pegawai fungsional dan struktural yang akan pensiun. Akan tetapi hingga kini pihaknya belum mendapat respon dari kementerian.

"Kalau ada yang memberitakan tahun ini ada CASN itu bukan pendapat saya. Sampai tahun ini belum ada kejelasan terkait hal tersebut,"jelas Wakarry.

Saat ini, pegawai di Pemerintah Kota berjumlah 7800 meskipun idealnya berjumlah lebih dari itu. Hal itu akan mempengaruhi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu ada pula anggota Honda K2 yang hingga saat ini belum diangkat. "Mereka diprioritaskan, kami tinggal menunggu signal dari Kemendagri. Sebab ada 175 Honda K2 yang sudah punya data base dipusat masa bakti tahun 2005 ke bawah, sementara kami perjuangkan," tukasnya. (Advertorial)

Penulis: Advertorial
Editor: Advertorial
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
3140 articles 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2018
Atas