Soal Taksi Gelap, Dinas Perhubungan Kota Manado: Ini Sudah Tidak Wajar

Rabu, 27 Januari 2016 13:14 WITA
Soal Taksi Gelap, Dinas Perhubungan Kota Manado: Ini Sudah Tidak Wajar
TRIBUNMANADO GRAFIS/YUDIAWAN NUGRAHA
Ilustrasi Angkutan Kota Manado 

BAGHUMASPRO – Keberadaan taksi gelap yang meresahkan Dinas Perhubungan Kota Manado sekaligus supir angkot, membuat Kepala Dinas Perhubungan Kota Manado Vecky Koagow itu sudah tidak wajar.

“Menurut kami, hal ini sudah tidak wajar, perlu keterlibatan Polisi Militer dan sebagainya,” ujar Vecky pada Tribun Manado, Kamis (21/1/2016).

Atas dasar itu, ia menyarankan taksi gelap menggunakan plat kuning dan wajib membayar retribusi kepada pihak yang berwenang.

Pasalnya, saat ini keberdaan taksi gelap sudah tidak bisa dibendung. Mereka terlihat sering merebut penumpang mulai dari ujung Malalayang sampai ke Paal Dua.

“Mereka menganggap diri legal. Bahkan kalau tidak mendapat penumpang antar daerah, penumpang dalam kota pun dibabat,” ujar Vecky.

Untuk itu ia menyatakan Dinas Perhubungan Kota Manado ingin segera memberantas keberadaan taksi gelap. Vecky juga berharap pihak-pihak terkait lain ikut membantu. Pasalnya para supir taksi gelap jika tertangkap tangan seringkali melawan.

“Kadang anak buah kami di lapangan kewalahan dengan situasi ini. Kami sering diancam dengan nama-nama petinggi di pihak keamanan,” tutur Vecky.

Selain itu, ia juga menyatakan taksi gelap membuat jumlah angkot menurun dan trayeknya sepi dari penumpang. Akibatnya, banyak supir angkot yang beralih ke profesi lain.

Penulis: Advertorial
Editor: Advertorial
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
2890 articles 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2018
Atas