Taman Nasional Bunaken, Taman Laut Pertama di Indonesia

Rabu, 17 Juni 2015 15:13 WITA
Taman Nasional Bunaken, Taman Laut Pertama di Indonesia
NET
Keindahan laut Taman Nasional Bunaken pertama kali ditemukan tahun 1975 berkat ekspedisi Nusantara Diving Center pimpinan Locky Tjipta Herlambang 

BAGHUMASPRO – Kawasan Taman Nasional Bunaken terletak di segitiga terumbu karang. Sekitar 97 % habitatnya merupakan laut, sementara sisanya 3 % merupakan daratan. Dulu namanya hanya dikenal oleh masyarakat setempat dan tidak ada yang tahu keindahan bawah lautnya.

Namun, sejak tahun 1975 potensi yang tersimpan di dalamnya berhasil diungkap oleh ekspedisi Nusantara Diving Centre yang dipimpin Locky Tjipta Herlambang. Berkat ekspedisi tersebut, gaung keindahan bawah laut Taman Nasional Bunaken mengundang banyak decak kagum dan menggema sampai ke mancanegara.

Kini Bunaken semakin menyita perhatian. Siapa pun yang datang ke Kota Manado pasti menyempatkan diri  menyaksikan keindahan taman yang tersembunyi di birunya laut. Namanya pun banyak digunakan dalam industri pariwisata, misalnya hotel Bunaken, Festival Bunaken, dan rumah makan Bunaken.

Untuk melindungi kelestariannya, Pemprov Sulawesi Utara pada tahun 1980 mengeluarkan Surat Keputusan berisi aturan tentang perlindungan, pengamanan dan pengembangan objek wisata taman laut tersebut.

Sementara pada 1984, Gubernur Provinsi Sulawesi Utara waktu itu, C.J. Rantung mengeluarkan satu Surat Keputusan yang menyatakan wilayah taman nasional itu harus dilindungi. Wilayah yang dimaksud tidak hanya terbatas pada Pulau Bunaken, tetapi diperluas sampai ke wilayah Arakan, Wawontulap, dan Kabupaten Minahasa.

Status Taman Nasional Bunaken sebagai kawasan yang harus dilindungi kemudian diperkuat oleh Surat Keputusan Menteri Kehutanan tahun 1986. Surat tersebut mensahkan klasifikasi taman nasional itu sebagai cagar alam laut.

Seiring perkembangan waktu, taman nasional itu pun diresmikan Presiden Soeharto 24 Desember 1992. Total luasnya mencapai 89065 hektar dengan bentangan yang berada di tiga kabupaten dan satu kota di Sulawesi Utara.

Tiga kabupaten itu adalah Minahasa, Minahasa Selatan, dan Minahasa Utara. Sementara satu kota itu adalah Manado dengan beberapa pulau di sekitarnya, seperti Bunaken, Manado Tua dan Siladen.

Sejak tahun 2000 hingga saat ini, Taman Nasional  Bunaken dikelola secara kolaboratif oleh Dewan Pengeloaan Taman Nasional Bunaken (DPTNB).

Habitat laut Taman Nasional Bunaken sangat beragam. Di tamannya yang jernih dan bersih terdapat 2000 lebih spesies ikan, kepiting, lobster, dan sekaligus menjadi habitat bagi 390 karang keras, tarsius spectrum,  ikan raja laut, moluska dan burung laut.

Taman nasional itu merupakan taman laut pertama di Indonesia. Pada tahun 1997 kawasan Taman Nasional Bunaken diusulkan oleh WWF (World Wildlife Fund) sebagai salah satu World Heritage.

Pada  tahun 2005, UNESCO pun menetapkan Taman Nasional Bunaken sebagai salah satu situs warisan dunia.

Penulis: Humas Pemkot Manado
Editor: Advertorial
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1476 articles 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2020
Atas